Ada Saatnya Nanti

1093 Words

"Apa yang harus aku katakan lagi? Apa perlu aku bilang Papanya masih hidup dan tidak mengakuinya sebagai anak? Apa harus aku bilang, neneknya memintaku untuk menggugurkan dia sewaktu masih menjadi janin? Apa harus aku bilang, bahwa Papanya telah mempunyai pengganti aku? Meninggalkan aku dan memilih perempuan lain," cerca Qenna, terselip nada emosi untuk sebuah alasan mengapa ia mengatakan pada sang anak, bahwa Rafa telah meninggal. Sebab, hanya itu alasan untuk menyelamatkan Rafa agar tidak di benci putrinya sendiri. Sejahat-jahat pria itu, dia tetap ayah dari anaknya. Tidak ada yang namanya mantan ayah, tidak ada yang namanya mantan anak, yang ada mantan istri atau suami. "Itu akan lebih membuat Qiara terluka. Aku tidak ingin sampai mentalnya rusak hanya karena Papa yang tidak bertanggu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD