Sedangkan di tempat lain, Maula datang ke rumah mertuanya. Niat awal untuk mengadu karena Farraz tidak datang ke acara ulang tahun yang sudah dia siapkan. Namun tak disangka, dia malah membuat ibu mertuanya marah, karena sikapnya yang dianggap kekanakan. "Ibu ...!" Maula datang dengan wajah lesu berjalan ke arah ibu mertuanya yang duduk di ruang tengah, menikmati teh. Pandangan wanita paruh baya itu tertuju pada Maula. "Ada apa, Maula? Tumben sekali kamu datang?" tanya Jayanti menatap ke arah sang menantu. "Maula masih berdiri setelah memepuk sebentar wanita paruh baya itu. Dia memasang wajah kecewa agar mendapat bantuan. "Kemarin aku ulang tahun, Bu. Aku sudah pesan kamar hotel dan menunggu Farraz datang. Tapi setiap menit aku menunggu, dia tidak datang, Bu." Wajah Maula berubah

