Kebusukan sella

820 Words
Alan sudah membuat janji temu dengan Raka. Raka terlihat antusias datang ke tempat di mana mereka akan bertemu. Padahal tadi pagi sebelum mendapat panggilan dari alan, raka selalu diam tak b*******h hidup. Sella yang melihat raka lesu pun seperti tak perduli. Dia asik bermain dengan ponselnya. Seperti tidak perduli meski kini ia hidup dengan laki laki pengangguran. Saat raka bergegas hendak keluar menemui alan, sella memaksa untuk ikut. Jadi lah raka mengajak sella bertemu dengan alan. Sella menggandeng lengan raka posesif. "Waow, mesra sekali. Seperti pengantin baru." ucap alan dengan nada mengejek dan menatap tak suka pada dua manusia bermuka tebal di depannya. "Hai lan." sapa sella dengan senyum yang di buat semanis mungkin. Alan tak menjawab hanya mengangkat alisnya untuk merespon sapa'an sella. "Ada apa kau memanggilku ke sini Lan?" tanya raka yang baru saja duduk di hadapan alan. "Sebenar nya aku ingin membahas tentang perusahaan. Tapi berhubung ada sella di sini, aku lebih tertarik membahas tentang wanita ini terlebih dahulu." alan berkata dengan terus menatap tak suka pada sella. Sella yang tak nyaman di tatap seperti itu pun nampak gelisah. "Apa maksud kamu?" "Apa kau tidak tau akal bulus kutu busuk di samping kamu itu Raka Hendrawan?" "Bicaralah pada pointnya. Aku tidak mengerti yang kau bicarakan." dengus raka tak suka. "Apa kau belum bisa membedakan wanita yang tulus dan wanita busuk? Apa kau begitu bodoh sampai sampai kau belum juga sadar siapa wanita yang aku sebut kutu busuk?" alan masih ingin membuat sella gelisah. Dengan terus menyudutkannya. Sella yang merasa tersudutkan pun masih tetap diam. Berpura pura bodoh dan polos. Sedangkan raka diam menatap alan menunggu apa yang akan di katakan alan sebenarnya. "Kau pasti tau bukan jika Ayah dari Sella adalah laki laki yang sangat di benci Ibu kamu. Apa kau tau kenapa ibu kamu begitu membenci laki laki bernama Lukman itu?" "Aku tau, itu karna persaingan bisnis antara Mamah dan Ayahnya sella. Lalu apa lagi masalahnya. Bukankah itu hal wajar di dunia bisnis?" jawab raka. "Dasar bodoh. Lukman Ayah dari wanita yang ada di samping kamu inilah yang membuat Ayah kamu kehilangan nyawanya. Apa kau pernah menanyakan penyebab kematian Ayah kamu pada Ibu kamu? Dan bukan hanya alasan itu saja Ibu kamu melarang kamu menjalin hubungan dengan wanita licik ini." alan terlihat emosi sekarang. Sedangkan sella mendelik menatap alan yang tiba tiba saja membongkar keburukan keluarganya. "Jelaskan padaku apa yang tak Aku ketahui alan." kata raka datar. Jantungnya berpacu mendengar ayah sella yang menyebabkan ayahnya meninggal. "Baik akan aku jelaskan. Apa kau siap sella?" tanya alan mengejek. Sedari tadi sella terdiam takut pada alan. Alan memang terlihat konyol, tapi jika alan bertindak untuk membereskan suatu masalah ia terlihat seperti monster. "Ibu kamu memberi tau aku. Saat Ibu kamu tengah mengandungmu lukman datang ke perusahaan. Niatnya untuk menawari kerja sama. Tapi lukman yang gila itu malah berniat meniduri Ibu kamu dalam keadaan hamil. Saat dalam posisi darurat Ibu kamu menekan panggilan darurat yang tersambung ke ponsel Ayah kqmu. Ayah kamu datang dan memukul lukman yang saat itu sudah siap melancarkan aksinya untuk melecehkan Ibu kamu. Tapi lukman bergerak cepat dengan membalas pukulan ayahmu dengan memukul di bagian dadanya. Dan lukman terus membabi buta memukul ayah kamu hingga ayah kamu tak sadarkan diri. Seminggu ayah kamu di rumah sakit, ayah kamu meninggal. Dan ibu mu depresi berat. Lukman memanfaatkan kesempatan saat ibu kamu depresi dengan menyuap hakim sehingga kasus di tutup." Alan mengatakan apa yang ibunya raka beri tau padanya. Raka nampak meremas jari jemari nya. Terlihat jelas amarah di wajahnya. "Apa lagi yang kau tau?" Namun tiba tiba sella menyela di antara perbincangan mereka. "Sayang. Itu masa lalu Ayah aku dan Ibu kamu. Aku tidak tau apa apa. Aku minta maaf atas nama Ayah aku sayang. Aku mohon jangan benci aku karna masa lalu itu." ucap sella dengan nada bicara di buat sesedih mungkin. Raka masih diam. Tak merespon perkataan sella. Raka Ingin mendengar fakta apa lagi yang alan ketahui. "Sella, apa kau sudah siap?" ejek alan yang melihat sella nampak ketakutan. "Alan sudah. Itu hanya masa lalu. Tidak ada hubungannya dengan Aku dan juga Raka." ucap sella. "DIAM." bentak raka pada sella. Sella menunduk takut sekarang. "Wanita yang ada di samping kamu sudah menikah dan punya anak." ucap alan lagi. Raka nampak melotot tak percaya. Namun raka masih diam menunggu alan berbicara lagi. "Sedari dulu dia tidak pernah mencintai kamu dengan tulus. Dia hanya ingin menguras harta kamu. Ibu kamu menjauhkan wanita ini dari hidup kamu karna ibu kamu tidak ingin kau hidup dengan wanita licik ini. Tapi kau di butakan oleh cinta butamu itu. Ibu kamu mengancam lukman dengan berkata akan membuka kasus kematian Ayah kamu lagi jika lukman tidak bisa menjauhkan sella dari hidup kamu. Lukman takut di penjara, sehingga lukman memilih membawa sella pergi menjauhi kamu. Dan sekarang wanita ini sudah bersuami dan punya dua anak. Bisnis suaminya sedang krisis, jadi dia datang padamu untuk mencari modal." Raka murka sekarang. "B4JING4N." desis raka.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD