Mendengar pertanyaan Puri, Hapsari pun membeliak. Ia menggeleng pelan sebelum akhirnya mengangguk mantap. "Bagaimana kamu tau? Apa kamu tau sesuatu, Nduk?" "Jadi dua pria itu yang melaporkan kakak?" Hapsari menggeleng. Ia menatap ke langit-langit rumah sakit sebentar. "Seingat Ibu, salah satunyalah yang akan membantunya menyelesaikan masalah ini, Puri. Oleh sebab itu, ibu mohon, berhenti mengganggu Gendhis. Dia sudah terlalu lama menahan semuanya seorang diri. Kita sebagai keluarga pun harus mendukungnya. Jawaban kita harus sama dengan apa yang akan pengacara muda itu bantu, Puri. Kita mesti gandengan tangan menghadapi masalah ini." Bukannya menjawab, Puri malah manggut-manggut mengingat beberapa momen di mana dua pria asing itu sering menemui Gendhis. Lantas, ia mulai menyeringai saat

