Aku memutuskan menginap di rumah Sita selama dua malam. Sita sendiri yang mengijinkanku bermalam di sini dari pada harus menyewa kamar hotel. Tenang saja, aku dan Sita gak hanya berdua kok di rumah besar ini, tapi juga ada mbok Win dan suaminya yang ternyata memang tinggal di sini. Mbok Win sebagai asisten rumah tangga untuk bersih-bersih area rumah juga memasak, sedangkan sang suami bagian membersihkan halaman juga merawat kebun kelengkeng milik mendiang ibu Sita di belakang rumah. Beliau berdua ini sudah ikut keluarga Sita dari pihak ibu sejak puluhan tahun silam. Jadi tak heran kalau wanita paruh baya itu begitu dipercayai oleh keluarga besar Sita untuk mengurus rumah peninggalan sang ibu ini. Selama dua hari aku pergi ke Jogjakarta, keluarga di Malang sudah dengan hebohnya mengira dir

