31. Obrolan Santai

2625 Words

Bekerja jangan terlalu dibawa serius. Sesekali perlu sedikit bercanda sampai kebablasan bicara terus-menerus. "Apa?! Wah, keterlaluan tuh cewek. Suami orang digodain. Aku, sih, bagus cuma kagum. Lah, dia malah ngegoda? Astaga, mau ditaruh di mana cerita cinta kawanku ini, Ya Tuhan?" Kalisa mendramatisir keadaan. "Eh-eh, nggak usah lebay. Aku biasa aja, sih." Citra mengendikkan bahu. Dia masih mengerjakan sesuatu di layar laptop. Bukan miliknya, tapi milik salah satu temannya yang dia bantu. "Masa?! Aduh, jadi cewek lempeng banget kayak Nuri. Aku nggak percaya kalau kamu biasa-biasa aja." Kalisa menyandarkan tangannya di sekat kubikel. "Apaan namaku dibawa-bawa? Tapi dari ceritamu aku malah bingung. Kenapa Panji datang? Pastinya nggak dibolehin masuk, 'kan? Nah, gimana dia bisa masu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD