27. MIMPI INDAH

1615 Words

*** Udara di antara mereka terasa menegang, sunyi yang tiba-tiba hadir seolah memberi ruang pada momen yang tak bisa diulang. Matteo menatap Mira beberapa saat sebelum akhirnya berbicara. "Mira." Suara pria itu tetap tenang, dingin seperti biasanya. Namun kali ini ada sesuatu yang berbeda di baliknya. "Aku bukan pria yang pandai merangkai kata-kata indah." Perlahan ia membuka kotak kecil di tangannya. Di dalamnya, cincin berpermata itu berkilau samar tertangkap cahaya siang. Matteo tidak langsung memberikannya. Ia hanya menatap cincin itu sejenak, lalu kembali mengangkat pandangannya pada Mira. "Di duniaku, perasaan bukan sesuatu yang mudah diucapkan." Nada suaranya tetap datar, namun setiap katanya terasa berat. "Kami lebih sering menunjukkannya lewat tindakan." Ia mengangkat cincin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD