Matteo membuka pintu mobil lebih dulu dan turun tanpa ragu, meski tubuhnya jelas belum sepenuhnya pulih. Udara malam yang dingin menyapu wajahnya, membawa aroma samar aspal basah dan kota yang tak pernah benar-benar tidur. Namun, semua itu tak mampu mengusik ketegasan yang terpatri di sorot matanya. Ia menoleh singkat pada salah satu pengawalnya. "Bawa Mira ke rumah sakit Mama. Dia akan dirawat di sana." Nada suaranya rendah, dan final seperti keputusan yang tak memberi ruang untuk dibantah. Bagi Matteo, tak ada tempat yang lebih aman untuk Mira selain di bawah pengawasan langsung Sofia. Tanpa menunggu respons, tanpa menoleh lagi, ia melangkah menuju mobil lain dengan langkah mantap yang menyimpan sisa-sisa luka yang belum sembuh. Di dalam mobil, Mira menahan napas. Matanya mengikut

