Axel Yudhistira "Ya nggak lah. Aku nggak bercanda. Dulu waktu kecil aku sering kok naik pohon ini. Tapi kan sekarang aku udah gede, Xel. Lain ceritanya kalau aku yang naik," jelas Shera. Dan alasannya sangat meyakinkan juga masuk akal. Aku juga tidak ingin mengambil resiko kalau sampai Shera yang naik dan malah terjatuh. Lagipula, halloo! Di sini aku laki-lakinya. Apa kata orang kalau melihat calon istriku naik pohon, sedangkan aku hanya melihatnya dari bawah. "Kamu nggak pernah naek pohon? Bukannya depan rumahmu ada pohon mangga juga ya?" ujar Shera. Ya memang, tapi sama seperti Shera. Aku melakukannya waktu masih kecil dan sekarang aku sudah lupa bagaimana caranya. Ya ... mungkin aku bisa naik. Tapi sepertinya, aku akan lupa caranya untuk turun. "Sudah-sudah. Shera, kamu jangan

