Lawang, 15 April 2001

786 Words

"Baju ganti sudah, keresek buat baju basa sudah, handuk sudah." Jingga menggumam sendiri. Dia memasukkan barang-barang ke dalam tas ransel kemudian memberikan tanda centang pada daftar yang dia buat semalam. Cewek itu sangat pelupa dan ceroboh, jadi dia memeriksa lagi barang bawaannya barang kali ada yang ketinggalan. Jingga mendesah sembari memandangi bingkai jendela kamarnya. Dia masih tidak percaya bahwa dirinya memiliki perasaan ini. Dia jatuh cinta pada Biru. Kok bisa? Kenapa harus bocah tengil yang menyebalkan itu? Kenapa bukan Seta yang baik dan lembut? Kenapa bukan Krisna yang cool, atau Erwin yang polos? Kenapa harus Biru? Kenapa harus dia? Tahu-tahu wajah Biru muncul di bingkai jendela Jingga. Luar biasa, bahkan dia sekarang mulai berhalusinasi melihat cowok itu. Jadi beneran

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD