Party Pertamaku

1003 Words

Begitu kami masuk, suara dentuman musik begitu memekakkan telingaku. Lampu gemerlap kerlap-kerlip bikin aku tambah pusing dan stres. Mas Adri menggandeng tanganku, tanpa sadar aku tambah erat membalas genggaman tangannya. Dia menoleh padaku dan tersenyum. Memaklumi kondisiku yang pertama kali datang ke acara seperti ini ditambah lokasinya juga di club ibukota. Aku belum pernah sama sekali datang ke tempat seperti ini. Aku begitu gugup, tapi kucoba untuk menutupinya. Jangan sampai membuat malu bosku. “Wah wah wah datang sama siapa Adri, lama tak jumpa kita,” sapa seorang pria yang sepertinya seumuran dengan Mas Adri dari dalam sembari bersalaman dan tos. “Alhamdulillah baik, Ndre.” “Cantik sekali temen perempuan yang kau bawa, nemu di mana hei Adri?” godanya sambil mengedipkan mata ke a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD