Chapter 31

1305 Words

Mobil Alphard hitam kedua yang terparkir di halaman rumah tua Parji mendadak bergerak pelan. Pintu gesernya terbuka, melangkah turun seorang gadis muda dengan celana jins longgar, kaos kasual bermerek, serta kacamata hitam yang bertengger modis di atas kepalanya. Lian putri tunggal Reno, memandang sekeliling Ujung Kampung dengan mata berbinar-binar. "Papi! Ini beneran kampung tempat Papi sama Om Gavin terdampar kemarin?!" seru Lian heboh sambil melepas kacamata hitamnya dan mengibaskan rambut panjangnya. "Vibes-nya estetik banget, serasa lagi staycation di Bali gitu!" Reno yang baru saja melangkah keluar dari teras rumah Parji menyengir sambil menggelengkan kepala melihat tingkah putri tunggalnya itu. "Lian, kamu ini baru sampai bukannya istirahat di hotel kota sama Ezran, malah ngint

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD