Sore itu, suara deru halus mesin mobil Alphard hitam mewah kembali terdengar memasuki halaman rumah tua Parji, membuat suasana rumah mendadak riuh dan hangat. Pak Gavin Lorenso turun dari mobil bersama istrinya, Bu Vero, dan Pak Reno. Kehadiran mereka bertiga langsung disambut senyuman lebar dan rasa haru dari seluruh penghuni rumah. "Selamat sore semuanya," panggil Pak Gavin ramah saat melangkah naik ke teras, penampilannya sudah jauh lebih segar dan sehat dibanding saat di rumah sakit. Parji yang baru saja selesai membersihkan truk barunya di halaman langsung mengusap tangannya ke celana dan berlari mendekat. "Astagfirullah... Pak Gavin! Bu Vero! Mari-mari, silakan masuk, Pak! Suatu kehormatan besar sampeyan semua mau mampir ke rumah gubuk kami!" "Sore, Kang Parji... jangan panggil

