-8-

1589 Words

Aku terkejut, saat tiba-tiba ponsel di atas meja kecil di samping ranjang berbunyi, segera kulihat ternyata Mas Fian meneleponku. "Pasti dia mau ceramah karena dapat aduan dari emaknya." Aku kembali berbaring, tanpa menghiraukan panggilan itu. Hampir sepuluh kali benda pipih berukuran enam inchi itu berbunyi, mungkin dia lelah akhirnya berhenti juga. Ting .... Beberapa saat kemudia masuklah pesan di aplikasi w******p. Kuintip dari jendela layar, ternyata dari orang yang sama, yaitu Mas Fian. [Dek, ada masalah apa lagi sama Ibu?] Benar dugaanku, si Nenek Gambreng udah ngadu yang enggak-enggak pada anaknya. Sejenak aku diam, ingin rasanya aku cuekin dia. Tapi sesak di d**a, tak dapat aku tahan sendiri. [Ibu maksa aku memberikan kado dari Tante Shila kepadanya, itu kan punyaku Mas.] Pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD