Malam yang Yiven habiskan di diskotek hanya menghasilkan satu kesimpulan yang menyakitkan: obsesinya pada Nayla bukan sekadar dahaga biologis akibat "puasa" panjang, melainkan karena wanita itu sendiri. Hal ini membuat Yiven mendirikan dinding kaku dengan protokol ketat. Namun, ternyata Fiona membutuhkan kateterisasi jantung secepatnya, dan operasi ini memaksa Yiven untuk terus bertemu, dan berada dalam satu ruang yang sama dengan Nayla. Yiven sempat dilema, tetapi nyawa pasien tidak bisa menunggu seorang dokter menyelesaikan krisis mentalnya. Sisi profesionalisme Yiven diuji mati-matian di sini. Pagi itu, Nayla harus menandatangani formulir persetujuan operasi, mendengarkan risiko, dan memahami prosedur tindakan secara menyeluruh. Yiven akhirnya mengizinkan pertemuan formal di ruang kons

