Bab 63

1729 Words

Zulfa melangkah menghampiri Fathur. Wajahnya tenang, tapi langkahnya sedikit ragu. Fathur menyambutnya dengan senyum penuh makna. “Siapa teman kamu?” tanya Fathur sambil melirik ke arah meja di belakang Zulfa. “Hmm… dokter Alvian… sama anaknya,” jawab Zulfa santai. Fathur menyipitkan mata. “Owh, mantan pacar kamu…” gumamnya. Zulfa hanya nyengir kecil, mencoba menetralkan suasana. “Sudah, jangan cemburu begitu, Mas…” “Yah… gimana nggak cemburu?” Fathur mendekat dan tanpa ragu memeluk Zulfa dari samping. “Calon istri dekat-dekat sama mantan pacar…” Zulfa memukul pelan dadanya. “Mas… malu ah, banyak orang. Lepasin, dong.” “Masa bodoh… Mas kangen.” Suara Fathur pelan, tapi cukup terdengar. Sementara itu, Alvian yang sedang menyuapi Kenan, spontan menoleh ke belakang. Pandangan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD