Kenalkan Pacarmu Pada Mama

1537 Words

Telinga Alvito rasanya panas mendengar ocehan orang tuanya yang terus mengatakan rentetan kriteria menantu yang diinginkan. "Ma, sudah cukup. Dari kecil sampai pekerjaan pun diatur oleh Mama. Aku selalu menuruti semua." Dia berpindah duduk di samping Mama Klarika, menggenggam tangan yang mulai keriput. "Biarkan aku memilih pasanganku sendiri, oke?" tawarnya. Alvito memang anak yang dikenal patuh dengan orang tua. Dia tak pernah membantah permintaan Mama dan Papanya. Dan selalu mengikuti aturan yang diberi. "Mama ingin kamu mendapatkan istri yang terbaik, Vito. Ngertiin dong." Mama Klarika memang seperti itu, otoriter dan selalu memaksakan kehendak. Alvito menghela napas panjang. "Iya, Ma." Agar tak berdebat, dia lebih baik mengalah saja. "Nah, bagus. Kamu itu emang anak Mama yang palin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD