Siapa gadis itu?

1018 Words

Di depan pintu, berdiri seorang wanita muda dan cantik memegang sebuah rantang makanan. Jika Maira perkirakan, usia gadis itu sedikit lebih muda dari dirinya. Senyum manis terpatri di wajah gadis yang tampak akrab bicara dengan Arman. Hati Maira memanas melihat pemandangan yang ada di depan matanya. Apalagi saat melihat keduanya tertawa lepas seperti tanpa beban apapun. "Siapa gadis itu?" batin Maira. Pikiran buruk mulai bermunculan di kepalanya. Bayangan tentang pengkhianatan kembali muncul. Walaupun dia belum menaruh hati pada Arman. Tetap saja rasa kesal tak bisa ia pungkiri. Cukup lama Arman berbincang dengan gadis itu. Akhirnya pintu depan ditutup. Maira gegas kembali ke tempat semula. Ia menunggu kedatangan Arman, sekaligus menunggu penjelasannya. "Mai, ayo makan!" Ajak Arman,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD