Orang kedua yang menjadi pondasi kelompok penjaga bukit Zill yaitu Cen Dama tengah memberi tambahan lapisan pada segel yang retak. Demi mencapai tahap itu, bagian vitalnya pernah rusak. Itu sebabnya kini banyak tabib di padepokan bukit Zill. Semua tabib itu pernah menyembuhkan Cen Dama. Auranya begitu kuat. Tidak ada yang bisa menahan aura pohon Savara di dalam perbatasan segel. Hanya Raja, Cen Dama, Ramar, dan juga guru Kahy sejauh ini yang selalu berada di puncak bukit. Namun, Cen Dama lah yang terus menjaganya lantaran tugas dari Zean. Setelah pohon itu tenang dan segelnya berhasil dilapisi, Cen Dama luruh dengan napas terengah. Mengeluarkan buku riwayat dan menulis apa yang terjadi hari ini. Dia memandang pohon itu sembari mengatur napas. "Baiklah, kalian kembali saja. Biar aku yan

