Saat itu Buyi pun merasa lega dengan apa yang Komi katakan mengenai Komi yang sudah melakukan apa yang di katakan oleh Buyi saat itu, dengan inisiatif Komi tentu saja Komi memberikan semangat kepada Frins yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya belakangan ini, hingga saat Komi sudah mengatakan semuanya Buyi pun tak kembali bertanya lagi kepada Komi. Tapi sekarang Komi lah yang merasa memiliki rasa penasaran dengan apa yang Komi sudah lalui tadi pagi ketika Komi berolahraga pagi melewati jalan yang Komi sebut jalan pintas.
" Apa aku tidak akan salah bertanya kepada ibu, maksud ku adalah apa ibu bisa tahu mengenai orang-orang yang ada di pemukiman tersebut? kenapa mereka begitu terlihat seperti memperhatikan ku dengan tatapan mereka yang sangat tajam, dan bahkan di antara mereka ada yang sepertinya tidak menyukai aku yang lewati ke tempat tersebut apa memang ada sesuatu yang terjadi sehingga mereka terlihat begitu sangat memperhatikan orang baru yang lewat ke sana? Tapi sepertinya ini bukan waktu yang tepat lebih baik sekarang aku tidak membicarakan hal tersebut dulu meskipun sebenarnya aku merasa sangat penasaran, ada apa di tempat tersebut sehingga mereka begitu terlihat tak menyangka kau ada orang baru yaitu aku melewati tempat tersebut. Sungguh aneh,"ujar Komi dalam hatinya.
Komi pun saat itu mendapatkan kesepakatan jika dirinya tidak akan dulu menceritakan apa yang menjadi rasa penasaran Komi saat itu sehingga yang di lakukannya saat itu hanya menjawab saja pertanyaan Buyi dan tentu saja membicarakan apa yang sudah Komi katakan kepada Frins ketika mendengar semua perkataan Frins tadi. Dan yang di rencanakan Komi saat itu hanya pamit kepada Buyi.
" Bu sekarang mungkin aku lebih baik membersihkan diriku saja dulu, aku sepertinya sudah merasa segar kembali dan keringat yang ada di tubuh ku sepertinya sudah hilang, mungkin agar aku merasa lebih segar aku lebih baik membersihkan diriku sekarang,"ujar Komi pamit kepada Buyi karena Komi rasa dia sudah membicarakan apa yang ingin di katakan nya saat itu.
" Ya baiklah Komi, mungkin itu adalah hal yang sebaiknya kau lakukan sekarang, dan aku kira mungkin kau lelah aku pikir kau akan membutuhkan waktu untuk beristirahat saja dulu sekarang Komi,"ujar Buyi menyarankan agar Komi lebih baik sekalian saja beristirahat saja saat itu agar kondisinya lebih bisa segar setelah bersih.
" Ya mungkin itu hal yang bagus bu, aku rasa aku memang membutuhkan itu agar aku selanjutnya bisa kembali fokus untuk bekerja bu hehe,"ujar Frins sambil pergi masuk ke dalam rumah untuk membersihkan dirinya saat itu.
Tentu saja Komi masuk tidak dengan tangan kosong melainkan saat itu Komi masuk ke dalam rumah sambil membawa barang yang barusan di gunakan nya untuk minum, tentu saja tak ingin membuat Buyi kembali repot karena harus kembali membawa peralatan bekas minumnya barusan, dan tujuan utama Komi saat itu tentu saja kamar mandi karena Komi yang ingin membersihkan tubuhnya terlebih dahulu sehingga ketika sudah membersihkan dirinya tentu saja Komi bisa langsung pergi ke kamarnya untuk beristirahat. Singkat cerita saat itu Komi sudah selesai membersihkan dirinya dan tentu saja karena sudah melakukannya yang di lakukan Komi selanjutnya masuk ke dalam kamarnya dan langsung membaringkan dirinya di kasur mencoba untuk beristirahat sejenak dan tidur.
Beberapa saat Komi membaringkan dirinya di kasur bukan nya Komi bisa tidur dan beristirahat saat itu, tapi Komi malah terus saja terjaga dengan pikirannya yang saat itu tiba-tiba terpikir kepada wanita yang sempat Komi bayangkan, bahkan Komi tulis dan jadikan sebuah cerita di buku spesialnya yang tak ada seorang pun tahu mengenai buku tersebut termasuk Buyi, hingga saat itu karena Komi merasa jika dirinya mendapatkan sebuah inspirasi yang dirinya bisa jadikan sebuah karya tulis di buku spesialnya mengenai wanita tersebut Komi pun jadi tertarik untuk melanjutkan cerita spesialnya tersebut meskipun bukan untuk mendapatkan uang, tapi Komi membuat cerita tersebut hanya untuk kepuasan dirinya sendiri yang begitu sangat tergoda menceritakan seorang wanita yang sebenarnya bisa di bilang adalah wanita khayalan yang Komi tulis di bukunya.
Tapi Komi sampai menulis cerita tentang wanita tersebut karena Komi yang saat itu benar-benar merasa jika wanita tersebut nyata bahkan wanita tersebut Komi anggap adalah wanita yang sudah pernah Komi temui sampai Komi pun menulis cerita mengenai wanita tersebut di buku spesial yang di milikinya tanpa ada seorang pun yang tahu karena Komi ingin membuat buku tersebut hanya untuk kepuasan dirinya sendiri. Dan karena saat itu perasaan Komi tiba-tiba merasa jika dirinya begitu sangat semangat untuk melanjutkan ceritanya wanita tersebut di buku spesialnya Komi pun tanpa berpikir lagi langsung saja beranjak dari tempat tidurnya dan tentu saja langsung mengambil buku spesial yang Komi miliki untuk melanjutkan ceritanya.
" Mungkin inilah yang di namakan cinta, entah aku tak tahu apa yang aku harus lakukan sekarang hanya saja aku merasa sangat senang dan bersemangat untuk melanjutkan cerita yang sudah aku buat di buku ini meskipun baru sedikit, tapi tentu saja aku akan terus melanjutkannya sampai suatu hari nanti buku ini akan menjadi sesuatu yang begitu sangat membuat ku puas dengan hanya membacanya karena apa yang aku tulis di sini adalah cerita mengenai seseorang yang begitu sangat membuat ku bahagia dan tentu nya sangat bersemangat,"ujar Komi saat itu sambil langsung saja mengambil buku spesialnya tersebut dan membacanya sejenak sebelum Komi lanjut untuk membuat cerita di buku tersebut.
Mungkin saat itu yang di rasakan Komi memang sebuah rasa cinta karena Komi yang saat itu membaca buku spesial yang Komi buat langsung saja merasa semangat dan tentu nya Komi membaca buku tersebut dengan perasaan nya yang bahagia bahkan Komi begitu sangat mudah mendapatkan inspirasi yang bisa dirinya tulis di karya nya tersebut.
" Ya baiklah sepertinya sekarang aku lebih baik lanjut untuk menulis cerita yang begitu sangat membuat ku merasa senang ini, aku sadar jika buku yang aku buat ini tidak aku fokuskan untuk mendapatkan uang tapi aku tak menyesal jika harus melanjutkannya karena cerita ini memang sengaja aku buat karena aku yang sepertinya merasa tergila-gila dan merasa jatuh cinta kepada seorang wanita, aku memang tidak fokus kepada uang mengenai cerita ini tapi aku lebih fokus untuk kepuasan ku sendiri mengenai cerita ku ini. Jadi ayo kita menulis sayang,"ujar Komi saat itu langsung saja mengambil pulpen nya yang tentu saja digunakan untuk menulis di buku tersebut.
Saat itu Komi yang begitu sangat merasa semangat begitu fokus menulis cerita di buku spesialnya tersebut, dengan fokus dan semangat yang di miliki nya saat itu Komi sampai tidak sadar jika saat itu Komi menulis di buku tersebut sudah cukup lama, bahkan ketika Komi melihat jam waktu sudah berjalan 2 jam dari awal dia menulis saat itu.
" Wow apa ini bercanda? apa aku bermimpi? aku kira aku belum terlalu lama menulis cerita di buku spesial ini tapi sepertinya itu tak benar karena jika aku lihat waktu aku sudah melewati waktu 2 jam untuk menulis haha. Mungkin ini karena semangat yang begitu sangat aku rasakan dan dapatkan sampai pada akhirnya aku bisa dengan cepat menulis cerita ini, baiklah sayang jika seperti itu aku akan beristirahat saja dulu sekarang dan untuk mu tunggu aku di waktu yang lain dimana aku akan membaca lagi cerita yang sudah aku tulis di dalam mu itu, dan tentu saja melanjutkan nya. Sampai jumpa,"ujar Komi bicara kepada buku tersebut seolah-olah bicara dengan orang saat itu.
Dan yang di lakukan Komi saat itu tentu saja langsung menyimpan buku spesial tersebut di sebuah laci lemari nya agar bisa Komi kunci sehingga jika ada seseorang yang masuk ke dalam kamar Komi, buku tersebut tentu saja tidak akan sampai bisa di temukan oleh orang lain apa lagi di baca termasuk oleh Buyi. Komi saat itu begitu sangat merasa jika buku tersebut tidak ingin sampai di ketahui orang lain karena isi dari buku tersebut yang menceritakan mengenai seorang wanita, jika sampai Buyi membaca buku tersebut dan mengetahui isi dari buku tersebut tentu saja Buyi akan merasa kecewa dengan Komi, karena Buyi yang begitu sangat berharap jika Komi ingin mendekati Frins bahkan sangat menginginkan Komi bisa memenangkan hati Frins, tapi kenyataan nya Komi malah tertarik oleh wanita lain yang tentu saja akan membuat Buyi sangat kecewa.
Lalu karena Komi rasa jika dirinya sudah melakukan apa yang seharusnya dilakukan sekarang tentu saja Komi langsung membaringkan dirinya di tempat tidur mencoba untuk mengistirahatkan dirinya, karena saat ini Komi rasa dirinya malah jadi lelah sehingga yang di lakukannya saat itu langsung saja menutup matanya untuk tidur dan karena Komi merasa jika dirinya sudah merasa lelah karena aktifitasnya barusan yang cukup membuat otaknya kelelahan Komi pun bisa dengan mudah menutup matanya dan terlelap tidur.
" Ah apakah ini sudah malam? ( Komi membuka matanya saat itu ). Wow sepertinya aku mengalami tidur yang cukup panjang sehingga terbangun di waktu yang sepertinya sudah cukup malam ini, aku sebaiknya menutup jendela kamar ku karena ini sudah malam, tak enak juga jika aku melihat ke jendela sana begitu gelap dan menakutkan haha,"ujar Komi saat itu menghampiri jendelanya dan langsung saja menutup gorden yang ada di sana.
Dan saat itu Komi yang masih merasa sedikit pusing karena baru saja terbangun dari tidur menutup jendela kamarnya dengan kesadaran yang di milikinya saat itu, dan yang terlihat oleh Komi saat itu memang cuaca di luar begitu gelap ditambah hujan turun cukup deras sehingga membuat Komi langsung ingin kembali membaringkan dirinya dan tidur.