Nampak jelas pada raut wajah gerombolan pria-pria itu sudah siap hendak menyerbu Hansel dan juga Mike. Namun, mereka semua salah dalam mengira. Mereka yang berpikir bahwa Mike dan Hansel keluar hanya bersama dengan keluarganya. Tanpa mereka duga, anak buah Hansel dan Mike langsung mengepung mereka dan membuat terkejut.
"Apa-apaan ini?"
"Sepertinya perkiraan kita salah, Boss."
"Persetan!"
Sedangkan Hansel dan Mike nampak puas karena mereka berhasil mengecoh para musuhnya.
"Di mana raut wajah penuh kemenangan mereka tadi?" tanya Jessica yang masih berdiri di belakang Hansel.
"Mungkin sudah terbang dibawa angin," sahut Hansel seraya terkekeh.
Jessica pun juga ikut tertawa kecil.
Mendengar Jessica dan Hansel sedang meledeknya, salah seorang pria yang nampak dominan di antara kelompoknya itu pun maju menyerang. Namun sayang, anak buah Mike mencegatnya dengan sebuah pisau tajam.
"Apa ingin maju selangkah lagi?" tanya anak buah Mike yang sudah mengarahkan ujung pisau ke d**a pria itu.
"Mau aku bantuin atau enggak, Om?" tanya Jessica.
Mike yang melihatnya, ia juga merasa puas karena Jessica mendukungnya untuk membuat musuhnya itu merasa semakin geram.
"Kalian lemah. Masa beraninya pas keroyokan saja? Tadi senyum penuh kemenangan seakan perang yang belum dimulai akan dimenangkan oleh kalian. Nyatanya apa? Kalian malah diam sekarang," ucap Jessica panjang lebar.
Pria itu semakin merasa geram. "Diam lo, anak kecil!" teriaknya.
"Beraninya cuman teriak, Om?" tanya Jessica lagi.
Helaan napasnya yang panjang dengan tangan yang mengepal kuat dan dengan wajah yang nampak merah padam membuat pria itu semakin terlihat bahwa tingkat amarahnya sudah memuncak sekarang.
Braakkk!!! Pria itu menendang lelaki yang ada di hadapannya hingga pisau yang tadi tertodong ke dadanya kini terjatuh ke tanah.
Pria itu tidak mengambil pisau yang tergeletak di tanah, melainkan ia berjalan dengan cepat menghampiri Jessica.
Dooorrrr!!! Brukkkk!!!
Sayang, sebuah peluru panas sudah keluar dari sarangnya dan menembus dari punggung pria itu hingga tepat mengenai jantungnya. Ia tersungkur ke tanah dengan darah segar yang mengalir di punggungnya.
jessica nampak terdiam, ia terkejut sekaligus kagum. Begitu mudahnya salah seorang anak buah Mike membuat musuhnya m*ti di hadapannya.
"Habisi merekaTo Be Continued...