23. Kegelisahan Darren

1059 Words

"Darren. Kamu kenapa kelihatan pucat?" tanya Fanny ketika Darren dan Morgan baru saja memasuki rumah. "Darren hampir dibegal, Tan," jawab Morgan mewakili Darren. Mata Fanny langsung melebar, dia segera memeriksa kondisi Darren dari atas ke bawah. Seperti yang dilakukan Morgan tadi. "Dibegal ...? Tapi kamu nggak apa-apa 'kan, Ren?" "Aku nggak apa-apa, Bun. Cuma kaget," jawab Darren yang membiarkan sang ibu memegang kedua pipinya. Morgan yang melihatnya langsung menampilkan raut wajah datar, meskipun hanya sepersekian detik. "Tante, Darren. Aku pulang dulu. Mobilmu akan diantar besok pagi, Ren," ucap Morgan disela pembicaraan sepasang ibu dan anak itu. Fanny segera menatap keponakan suaminya dengan khawatir sebelum kembali berbicara. "Tapi sekarang sudah larut malam. Lebih baik kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD