11. Kekacauan di Lokasi Syuting

1105 Words

Di sisi lain, Cecilia terbangun dengan perut melilit hebat. Dia menggeliat pelan, lalu mengelus perutnya sambil meringis. "Perih banget …," gumam Cecilia lirih. Jam di dinding menunjukkan pukul 11.15. Tenggorokannya terasa kering, kepalanya berdenyut hebat. Cecilia bangkit tertatih menuju lemari es dan membukanya. Helaan napas panjang keluar dari bibirnya saat melihat sebuah botol mineral ukuran 1500 ml dan dua kaleng kopi di dalamnya. Cecilia menuang air ke gelas, meneguknya perlahan. Namun ternyata air dingin itu tak banyak membantu, perutnya justru semakin melilit. Cecilia bersandar di dinding, napasnya memburu. Dengan langkah gemetar dia kembali ke kasur untuk mengambil ponselnya. Dia harus segera mengisi perut atau kondisinya akan semakin parah. Pilihan restoran cepat saji yang m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD