Olivia duduk di pinggiran pintu dengan tangan saling memegang erat, juga sesekali ia melemparkan tatapan takutnya pada sosok yang duduk di sebelahnya. Sementara sopir menyetir di depan fokus pada jalanan di sekitar agar tidak menabrak. Tadi saat Olivia baru saja akan memasuki lobby kantor, tiba-tiba saja tangannya ditarik bosnya yang langsung membawanya masuk ke dalam mobil, kemudian tanpa kata-kata mobilnya langsung pergi melaju meninggalkan perusahaan begitu saja sehingga membuat Olivia kebingungan ke mana ia akan dibawa. "Sebenarnya kita mau ke mana, Pak? Saya ini harus bekerja dan nggak boleh nggak masuk nanti bos saya marah lagi." Olivia bertanya seraya menatap ke arah Davin yang menurutnya sangat tidak masuk akal, tiba-tiba saja sudah membawanya pergi dari kantor. Jika atasanny

