Setelah berganti dengan gaun cantik berwarna biru selulut, Mutiara segera keluar dari balik kamar mandi, berjalan menuju cermin seolah mengabaikan sang MUA yang terlihat berdiri dengan mengepalkan jemarinya. “ Mari saya bantu rapikan!” Sang Assistant MUA yang paham akan tugasnya segera membantu Mutiara merapikan penampilannya didepan cermin. “ Sudah nona!” ujarnya dengan senyum manis dan mengacungkan dua jempol pada Mutiara sembari berucap, “ Anda terlihat makin cantik! Aku sungguh iri karena anda cantik secara alami tak perlu banyak make up!” “ Jangan terlalu memuji, pikirkan perasaan orang yang menggajimu itu!” senyum Mutiara dengan melirik salah satu mantan teman tidur Xavier. “ Oh!” gadis muda itu segera menundukkan wajahnya sembari meringis. Dan saat itu pula pintu kamar terbuka,

