Mutiara tahu hari ini adalah hari terakhir petualangannya, wanita berperut buncit itu kini merapikan barang- barang miliknya yang tak seberapa itu kedalam tas punggung. “ Sudah semua?” Serena berdiri didepan dan dibalas anggukan kecil. “ Ok, Kalau begitu sebaiknya kita berangkat sekarang!” Serena masuk semakin dalam, mengambil alih tas punggung itu dan mengajak serta Mutiara untuk pergi. Hanya hening menemani perjalanan kedua wanita itu namun dibalik itu semua Serena tahu wanita mungil yang berada disampingnya itu ragu dan takut. Mobil mewah berwarna hitam itu pada akhirnya sampai ke sebuah bangunan bertingkat dan tinggi. Ting. Pintu besi itu terbuka dan keduanya melangkah menuju lorong panjang dan berhenti disebuah pintu berwarna hitam. “Masuklah, kuyakin kakakmu pasti ada didalam

