40. man of the year

1206 Words

“Mau minum, Ya?” Dengan gerakan super kaku yang bahkan menyaingi robot, aku mengangguk. Jo lagi-lagi tersenyum senang. Ia bergeser mendekat padaku, membuat Sandra dan Dela seketika tersingkirkan. “San, tolong putar tuas yang bawah, mau dinaikkan sedikit kasurnya biar Aya bisa minum.” Seperti kacung yang patuh, tanpa banyak cing-cong Sandra langsung melakukan apa yang diperintahkan Jo. Perlahan, kasur keras yang aku tempati mulai naik, hingga kini posisiku setengah duduk. Jo meletakkan pipet di dalam gelas itu lalu menyerahkannya padaku. “Ini Ya, diminum dulu. Sengaja aku kasih yang hangat supaya tenggorokan kamu nggak kering. Kalau kepanasan bilang, ya.” Tanpa menatap sorot mata Jo yang hangat, aku langsung minum air hangat yang disodorkannya. Rasanya tenggorokan ku seperti tanaman d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD