Di belakang mereka, Rima cemberut. Siska dan Elsa saling sikut sambil tertawa melihat Rima yang cemburu. Winda, di sisi lain, mulai gelisah. Jarak antara Reyna dan Abimanyu semakin jauh dari kelompok. Kades tampan itu seolah hanya fokus pada Reyna, mengabaikan yang lain. Ini adalah situasi satu lawan satu yang dilarang Bos Abyan. Saat mereka memasuki kawasan curug, medannya mulai sulit, licin dan berbatu. Abimanyu mempersilakan yang lain menyebar sesuai tugas, tapi ia tetap mendampingi Reyna, karena Reyna berencana memetakan area inti curug. “Hati-hati, Bu Reyna. Jalannya licin,” peringat Abimanyu, berjalan perlahan di depan. “Siap, Pak Kades! Saya nggak akan...” GUBRAK! Belum sempat Reyna menyelesaikan kalimatnya, kakinya terpeleset akar pohon yang tertutup lumut. Ia kehilangan kesei

