Aku Tak Pernah Cukup Buatmu

878 Words

Karenina berlari ke jendela saat mendengar suara mobil berhenti di seberang rumahnya. Si penghuni misterius itu baru datang, gumamnya. Ia memperhatikan dengan saksama. Seorang pria keluar dari pintu kemudi dan membuka pagar rumah itu. Tak lama kemudian, seorang laki-laki ber-hoodie keluar dari pintu belakang mobil dan tergesa masuk ke dalam rumah. Namun meski wajahnya tertutup, ada aura otoritas yang tidak bisa disembunyikan Karenina mengerutkan kening, matanya menyipit, mengamati. Jadi dia punya sopir? Rapat banget penampilannya? Kayak enggak mau ketahuan orang lain. Dan caranya jalannya... kok, mirip… “Mbak Kariiin!” Panggilan itu membuatnya tersentak. Rifan berdiri di depan pagar rumah, menenteng sebuah bungkusan. “Martabak manis buat Mbak Karin. Saya baru gajian,” ucapnya c

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD