like a blackbird

1757 Words

Dristi tidak bisa berbuat apa-apa melihat Nata yang seperti mayat hidup. Wajah tersenyumnya kini sudah tak ada, berganti kepedihan yang begitu dalam. Tidak pernah menyangka bahwa, kunjungan pertamanya ke rumah Nata karena hal menyedihkan seperti ini. Diantara para pelayat yang datang, beberapa diantaranya menepuk pundak Nata. Sisanya menyalami dan meminta Nata untuk kuat dalam menjalani hidup. Kuat? Bagaimana bisa kuat jika orang tuanya sudah tidak ada? Di usia remaja seperti Nata, bimbingan orang tua lah yang paling dibutuhkan. Dan sekarang, satu-satunya keluarga yang dimilikinya telah pergi. Dristi pernah dengar bahwa ibu Nata adalah anak tunggal, sama seperti Nata. Keluarga ayah Nata tidak tinggal di Indonesia. Dan sejak kematian ayahnya, Nata tidak pernah berkontak dengan keluarga san

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD