Malam ini menjadi malam yang tak menyenangkan untuk Sabrina, ia merasa seperti seorang wanita rend4h yang tak memiliki harga diri. Seumur hidupnya baru kali ini ia merasa sangat terhina, setelah ia tidur dengan seorang pria. Untuk pertama kalinya a harus menjajakan tu-buhnya bahkan hanya untuk sesuap nasi. Ini sangat hina, apa yang ia lakukan sungguh sangat hina. Pandangannya ia arahkan pada pria yang baru saja mendes4h hebat setelah melakukan pelepasan. Ia tertidur dengan pulas di sampingnya, sepertinya ia sangat menikmati apa yang telah ia lakukan padanya. Sabrina bangkit dari atas ranjang, lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Ia merasa sangat kotor, sungguh ia sangat menyesal. Karena takut kelaparan dan menjadi gelandangan ia harus seperti ini. Di dalam kamar mandi

