bab 11

1286 Words

"Maaf, saya sudah menganggu waktunya!" Naura meminta maaf dengan nada yang datar, bukan benar-benar menyesal. Alana segera merapikan rambutnya yang sedikit berantakan karena ulah Dav yang terus mengejarnya. "Ada apa Naura?" Tanya Dav. "Ini, Pak, ada berkas yang harus segera ditandatangani." "Oh, kenapa gak mengetuk pintu dulu. Saya tidak suka jika kamu langsung masuk ke ruangan saya." "Maaf, Pak. Tadi saya sudah beberapa kali mengetuk, tapi tidak ada jawaban dari bapak dan terpaksa saya langsung membuka pintu, takutnya ada sesuatu hal yang terjadi pada Pak Dav." Bela Naura tanpa jeda. Alana yang merasa jengkel dengan akting mereka berdua, ia mendekati meja suaminya. "Ayolah, kalian berdua 'kan sepasang kekasih masa bicaranya se-formal ini?" Dav melirik ke arah Alana, ia tahu istrin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD