ketemu lagi

1039 Words
dari kejauhan seorang pria memperhatikan wanita yang masih ada dihatinya . tampak wanita itu tengah tertawa bersama kedua temannya. wanita itu tak lain dari Chika Anindya.. yang sudah lama mengisi hati seorang Kelvin. memang dulu Kelvin berselingkuh tapi itu hanya hiburan saja bermain-main dengan banyak wanita tapi hati dan sayangnya hanya untuk Chika. Kelvin tidak menyangka jika akan ketahuan oleh orang yang dicintainya, sampai akhirnya Chika meninggalkan Kelvin dan pergi ke negri tetangga . "hai Chik...apa kabar sudah lama tidak bertemu" Kelvin menyapa mantan pacarnya itu wajah Chika langsung berumah tatkala melihat Kelvin di hadapannya. dia takut terjadi sesuatu lagi saat Chika akan menikah dulu . dimana Kelvin hampir saja melecehkannya . "mau apa Lo Vin, belum puas menyakiti sahabat gue..Chika sudah bahagia jadi jangan ganggu dia lagi" araa sangat emosi melihat Kelvin berdiri di hadapan mereka bertiga yang notabenenya mantan sahabatnya. "santai aja Ra, jangan galak-galak aku hanya menyapa kalian saja kok. ya sudah aku pamit ya Chik" mengedipkan sebelah matanya pada Chika.. Chika langsung terdiam dan sangat jijik melihat Kelvin bertingkah seperti tak ada masalah dengan nya padahal dia b******n tingkat dewa.. " Chik, Lo gak apa-apa kan" Anna bertanya.. Chika tampak melamun dan wajahnya pucat setelah pertemuan nya dengan Kelvin . trauma Chika masih ada melihat Kelvin secara tiba-tiba didepan matanya.. emang Kelvin tidak bisa macam-macam karena ditempat ramai . bisa dihajar habis-habisan sama orang-orang yang ada di mall ini.. tak menutup kemungkinan jika Kelvin mau mencelakai dia lagi . karena Kelvin laki-laki yang licik . "Chik, Lo dengar kita gak sih" araa mengagetkan sahabatnya.. " eh...iya kenapa Ra ..??Lo ngomong apa, tadi gue ingat mas Irvan jadi gak dengar Kalian ngomong .." ujar chika berbohong.. " Lo gak kenapa-kenapa kan setelah ketemu b******n tadi " araa memastikan sahabatnya baik-baik saja. "iya gue gak masalah, kan ada kalian berdua yang jagain gue ." Chika tersenyum pada sahabatnya.. "yaudah kita kemana lagi nih, pegel gue jalan mulu" Anna tak sabaran... kita bertiga langsung menuju restoran, perut sudah mulai keroncongan .terlebih Chika lagi hamil. porsinya dua kali lipat dari biasanya.. maklum sih bumil banyak makan, untuk mencukupi nutrisi ibu dan bayi juga. mereka menyantap hidangan yang telah sampai di meja mereka. **** Chika masih teringat dengan pertemuan singkat nya dengan kelvin . Irvan merasa ada yang aneh dengan istrinya sejak diabpulang Chika tampak melamun . apakah yang dia pikirkan sekarang, biasanya Chika termasuk istri yang periang. kenapa jadi pendiam begini... Irvan bertanya-tanya dalam hatinya. akhir Irvan memberanikan diri untuk bertanya langsung pada sang istri.. " kamu kenapa melamun sayang, ada masalah ya..?? Irvan bertanya . Chika langsung menggeleng dan menceritakan pertemuan singkat dengan Kelvin , Irvan berhak tau dong . Irvan tampak mengepalkan tangannya terlihat dari sorot matanya sangat tajam. mengingat dulu kelvin hampir saja melecehkan istrinya. tentu Irvan waspada yang namanya Kelvin, " besok kamu ikut mas kekantor aja, mas takut kalau kamu sendirian dirumah" Irvan mengelus lengan sang istri. Chika mengangguk tanda setuju, dia juga takut Kelvin datang tiba-tiba dirumahnya . tetap waspada kan secara Kelvin penjahat kelas ikan asin . eh penjahat kelas kakap maksudnya . pagi harinya Chika sudah menyiapkan sarapan untuk Irvan dan dirinya . roti panggang selai strawberry dan dua gelas s**u sudah tersedia di atas meja. Chika tengah sibuk berdandan di depan meja rias, Irvan memperhatikan gadis nya dari tadi . aura kecantikan Chika terpancar terlebih dia sedang berbadan dua. ' kenapa aku gak rela ya istriku dilihat banyak orang malah dandan nya cantik banget lagi' ujar Irvan didalam hati.. "ayok mas kita sarapan dulu aku sudah siap, " Chika berlalu meninggalkan suaminya Irvan mengikuti langkah sang istri... *** "pagi pak pagi buk" ucap salah satu karyawan kantor. Irvan hanya mengangguk tak memberikan senyum sedikitpun . seram sekali mas Irvan ternyata di kantor gak ada ketawanya.. Chika tersenyum sepanjang perjalan menuju ruangan suaminya . " kamu gak usah senyum-senyum begitu di depan mereka" ujar Irvan. " senyum itu ibadah sayang" balas Chika.. " iya tapi gak semua orang kamu senyuman apa lagi pria mas gak suka" ujar Irvan posesif terlihat wajah cemburu disana. " jadi suamiku cemburu nih..?? " Chika bertanya . Irvan terlihat kesal karena Chika gak peka banget sih . .. " yaiyalah mas cemburu kamu itu istri mas, hanya boleh tersenyum pada suamimu ini jelas " Irvan menekankan Kata suami . " iya aku minta maaf ya sayang" Chika bergelayut manja di lengan sang suami. Irvan sangat senang jika Chika patuh padanya. Irvan tengah sibuk dengan laptopnya Chika merasa bosan di sana dia mulai melakukan panggilan video pada sahabatnya. "hallo bumil, lagi apa Lo" araa dengan suara melengking nya. " gue lagi Bu bos ni di kantor mas Irvan" sambil mengarahkan kamera pada suaminya... " wih...kenapa gak sekalian jadi sekretaris suami Lo" ujar Anna. " enak aja gue sekarang gak mau kerja , gue lebih seneng gangguan suami gue kerja tau gak kalian.." Chika menyombongkan dirinya "makanya kalian nikah noh, enak tau" tambal Chika dia tidak mempedulikan suaminya padahal Irvan mendengar semua ucapannya dan kedua sahabat istrinya itu . "cariin kita yang persis kayak laki Lo ya pasti gue mau" ujar araa . "ya kali persis kayak suami gue, berarti dia dong enak aja Lo" ... "hihihi...' terdengar suara araa ketawa... Irvan hanya tersenyum mendengar obrolan mereka bertiga, Chika memang wanita periang bisa menempatkan diri dalam hal apapun.. jadi gak sabar pengen peluk, eh kerjaan si Irvan masih banyak lagi . sabar nanti dirumah aja Van, sekarang kelarin dulu kerjaan Lo biar cepat-cepat pulang dan iya iya sama istri Lo nanti . Irvan kembali fokus ke laptopnya .. sudah dua jam fokus akhirnya pekerjaan Irvan selesai. Irvan langsung mengajak sang istri makan siang diluar sekalian ketemu klien. "mau makan apa sayang" Irvan bertanya . " apa aja mas, aku suka semuanya" ujar Chika... yaudah akhirnya Irvan memesankan dua buah ayam geprek dan dua jus jeruk. smab menunggu klien mereka menyantap makanan yang sudah disediakan oleh pelayan... sepertinya klien mereka telat, karena sudah satu jam mereka menunggu belum juga datang. tiba-tiba ponsel Irvan berdering.. "............."......... "oh iya pak, saya mengerti nanti kita atur jadwal lagi ya, selamat siang". .Irvan kembali menutup telfonnya. "kita langsung pulang ya sayang, soalnya kliennya gak bisa hadir berhubungan ada masalah keluarga sedikit jadi di tunda dulu" ujar mas Irvan. Chika mengangguk" iya mas ayo"....
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD