Bab 12 : Lift

2401 Words

Rabu Aku tak pergi bekerja dan sama sekali belum keluar rumah sejak kemarin sore. Ketukan pada pintu rumahku pagi tadi membuat keadaanku semakin menyedihkan. Aku bahkan tidak mengerti kenapa aku bersikap seperti ini. Kamis 'Apa kau ada di dalam? Buka pintunya...' 'Kau marah padaku?' 'Hey, setidaknya buka pintumu dan kita harus bicara!' Semua sms itu dari Arka, bahkan masih ada 10 sms yang belum aku baca. Mataku hanya tertarik pada pesan yang baru saja masuk dari Anggi. 'Hellen, kau di mana? Kenapa tidak masuk kerja sejak kemarin? Apa kau sakit? Inggrid sudah bersiap untuk ke rumah sakit dan mencekik dokter itu jika kau tidak membalas pesanku' Aku segera menarikan jari-jariku di atas keypad. 'Sungguh? Bahkan aku tak sabar untuk menonton berita penyerangan babon brutal di rumah saki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD