24 - Hari Peringatan

1508 Words

Meski merasa bingung dengan tempat ia berada sekarang, Varina tetap terus melangkahkan kakinya mengikuti Eden yang tampak sudah familier dengan tempat ini. “Ah!” Varina tersandung batu, membuat buket di tangannya hampir saja terjatuh. Mendengar pekikan Varina, Eden yang sejak tadi fokus dengan langkahnya sendiri pun seketika menoleh. Ia berbalik pada Varina yang masih terdiam di tempatnya. “Ada apa?” Varina menggeleng sembari mengulas senyum tipis. “Aku cuma kesandung tadi. Tapi nggak papa.” Eden berlutut di hadapan Varina, membuat gadis itu terperanjat dan mundur satu langkah. Tangan Eden bergerak meraih kaki kanan Varina, memeriksa apakah ada luka di sana. “E- Eden, aku benar-benar tidak papa. Aku cuma kaget tadi,” cicit Varina, merasa sungkan saat Eden memegangi kakinya. Tak lan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD