CURIGA

1506 Words

Hening sesaat. Aku tak bicara sepatah katapun. Begitu pula dengan Mas Hasbi yang masih mematung. Laki-laki itu menatapku lekat. Entah apa yang ada dalam benaknya detik ini. Aku tak tahu. Kulihat Mas Rama meminta Rafqa untuk masuk ke rumah bersama Mbak Yuni terlebih dulu. "Kamu mau menikah dengan laki-laki itu, Ri?" Pertanyaan Mas Hasbi membuat lidahku mendadak kelu. Aku hanya mendongak lalu kembali menunduk. Aku bingung dan tak tahu apa yang harus kukatakan padanya sekarang. Jika aku bilang iya, kemungkinan besar dia tak lagi menggangguku. Namun, jika aku bilang nggak, dia pasti akan terus meneror dan memaksaku mengakui masih ada cinta dalam hatiku untuknya. Selain itu, aku juga nggak tahu apa sebenarnya tujuan Mas Rama mengatakan begitu. Apa mungkin ada kaitannya dengan pesan yang d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD