KABAR MENGEJUTKAN

1511 Words

Aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi setelah kehebohan tadi sikap Mas Rama sedikit berubah. Dia kembali seperti manekin hidup yang kaku. Tak selang lama setelah kepergian ibu-ibu tadi, dia pun pamit pulang. Tanpa berpamitan padaku, hanya pamit pada Emak dan bapak saja. Ada rasa aneh yang kurasa saat melihatnya secuek itu. Entah apa salahku hingga dia kembali ke stelan semula yang acuh dan kaku. Aku sudah berusaha mengingat dan mengira-ngira apa yang membuatnya berubah, tapi gagal. Aku benar-benar tak paham alasan apa yang membuatnya seperti itu. Ah sudahlah. Aku malas pusing. Biarlah sesuka hatinya. Bukankah dia memang begitu? Kadang panas, kadang dingin seperti salju. Kadang lembut, kadang ganas seperti singa. "Bapak dan Emak percaya sama Ana kan?" tanyaku saat situasi sud

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD