Suasana bandara pagi itu terasa sibuk, khas ritme aviasi yang tak pernah berhenti. Layar flight information display berderet di dinding, menampilkan jadwal keberangkatan yang terus berganti. Suara pengumuman dari pengeras suara bercampur dengan derap langkah penumpang, koper beroda yang berdecit, dan aroma kopi dari gerai yang berjejer di sepanjang koridor. Nick berjalan mantap dengan seragam pilot yang baru dikenakan, koper kabin hitam di tangan kirinya. Tania menyusul di sampingnya, masih menyesuaikan langkah, matanya sibuk menyapu sekeliling Mereka melewati crew lane, jalur khusus yang hanya boleh dilewati awak penerbangan. Petugas sekuriti menyapa singkat, lalu memeriksa crew ID dengan gerakan cekatan yang sudah sangat hafal prosedur. Tania sempat menoleh ke papan besar bertuliska

