Bukan Honeymoon, Hanya Transit

1011 Words

Doha, 01.20 dini hari Lampu neon biru dan putih di Hamad International Airport berkilau seperti instalasi seni modern. Dinding kaca raksasa memantulkan bayangan para penumpang yang berjalan cepat, koper berderak di lantai marmer yang mengkilap. Suasana dini hari bukan berarti sepi, justru terasa seperti kota yang tak pernah tidur. Nick dan Tania melangkah keluar dari jet bridge, seragam mereka kontras dengan arus penumpang yang lelah. Cabin crew sibuk mengarahkan rombongan menuju hotel bandara, sebuah bangunan elegan yang terhubung langsung dengan terminal, penuh cahaya hangat dan aroma kopi segar. Di apron, pesawat mereka berdiri gagah, lampu sorot menyoroti enjin yang masih panas. Ground crew bergerak cepat, seperti tim pit stop racing, helm, rompi reflektif, tablet digital di tangan,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD