bc

Turning Back

book_age4+
3
FOLLOW
1K
READ
tomboy
confident
student
drama
comedy
like
intro-logo
Blurb

Namanya Mars, cowo paling resek sedunia! Kuliahnya emang sih ga tanggung-tanggung di UnBraw, jurusan teknik kimia. Tapi kalo soal keisengan, beuh ga habis pikir. Nih ya, Venus kasih tahu, Venus pernah kecebur sungai, gara-gara di dorong Mars! Untung aja Venus bias berenang, habis itu dia kalo ngomong, beuh, udah ngegas ditambah pedes. Harus sabra-sabar ngadepin tipe cowo kayak Mars.

Kalo yang satunya Jupiter, biasa dipanggil Jupe. Partner in crime Venus sejak dahulu kala, dia orangnya sinting dan terlalu pemberani. Dia kuliah ga pake tanggung, UI jurusan psikologi. Jupe ini jago ngedance! Apalagi suaranya waaah, bagaikan denger penyanyi kelas atas. Dia 11-12 dengan Mars, kalua dengan Venus ada aja keusilannya yang makin jadi, dia pernah naruh minyak kayu putih di s**u Venus. Untung Venus masih idup.

Mereka berdua emang ngeselin, minta dikarungin, tapi sayangnya mereka sama-sama merangkap menjadi kembaran Venus. Kesamaan kita bertiga adalah kita tidak pernah luput dari yang Namanya salah tapi, kalua udah keluarga harusnya melindungi satu sama lain ‘kan? Apapun keslahannya, kalau masih bias ditutupi ya ditutupi. Tapi Namanya hidup ga semulus paha artis korea, sudah disembunyikan pun masih tercium bangkainya. Kecuali, kau mau kembali ke masa lalu dan mengembalikan segalanya menjadi lebih baik.

chap-preview
Free preview
Prolog
Hari ini harusnya adalah hari paling mengesankan bagi kita semua, hari paling membahagiakan. Harusnya, aku saat ini tersenyum menggenggam tangannya. Harusnya, aku tertawa mendengar leluconnya. Harusnya lagi … kita berempat ada sini menikmati angina sepoi-sepoi mengelus kepala kita pelan, tapi Namanya hidup tidak berjalan seperti jalan tol, bukan? Pasti ada saja hal yang tidak kita inginkan terjadi. Tapi apalah daya, kita hanya mampu untuk selalu berharap yang terbaik untuk kita semua, benar begitu? Dia sudah mengeluarkan kue berbentuk wajah monyet dari sampingnya, meletakkan perlahan lilin angka dua puluh Sembilan, meletakkan hiasan berbentuk planet yang menggambarkan kami berempat. Aku mencoba menahan tangis, menatap planet Mars, dan Jupiter berada di antara planet Venus dan Bumi. Ini hari ulang tahun kami berempat: Aku, Mars, Jupiter, dan Bumi dihadapanku. Bumi menatapku sekali lagi, raut wajahnya khawatir, tapi aku hanya mengangguk untuk tanda bahwa aku sedang baik-baik saja. Berbohong untuk mengesankan pujaan hati tidak salah kan? Toh, lagipula aku tidak ingin mengecawakan usaha bumi -dia- untuk merayakan ulang tahun kami berempat. Bumi mengeluarkan korek api dari dalam wadah rokoknya, menyalakan angka dua terlebih dahulu baru angka Sembilan. Aku berusaha membantu dengan menghalau angina yang ingin ikut meniup lilin ulang tahun kami, aku tidak ingin ada yang ikut meniup lilin kami kecuali aku dan Bumi, tidak siapapun, “Make a wish, Ven.” “Oh, iya, Bum.” Aku menutup kedua mataku dan membatin satu harapanku yang selalu kupanjatkan tiga tahun terakhir ini. “Sudah. Giliranmu.” “Aku berharap, harapanmu terkabul.” “Kok di omongin? Nanti ga terkabul.” “Terkabul. Aku yang akan selalu berusaha mimpimu menjadi kenyataan.” Aku hanya tersenyum kecil, menatapnya lekat, seakan berterima kasih banyak. “Ayo ditiup lilinnya!” Aku meniup lilin ulang tahunku, dengan ini aku resmi berumur dua puluh Sembilan. Tapi, sehabis meniup lilin pandanganku tiba-tiba buram lalu berubah menjadi gelap, badanku serasa seringan kapas, dan hal yang terakhir ku ingat adalah teriakan panik Bumi. 

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

HYPER!

read
627.7K
bc

Mendadak Jadi Istri CEO

read
1.6M
bc

INFANTEM

read
44.1K
bc

f****d Marriage (Indonesia)

read
7.1M
bc

Takdir Cinta

read
500.6K
bc

Love Me or Not | INDONESIA

read
572.4K
bc

Sweet Sinner 21+

read
920.8K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook