Bab: 20

1374 Words

Lucas tersentak seolah baru tersadar dari sesuatu yang terlalu dalam. Tangannya yang tadi masih berada di atas perut Lilian segera ditarik cepat, hampir seperti ia takut pada perasaannya sendiri. Ia berdehem pelan, lalu berusaha merapikan ekspresinya, menutupi segala kekacauan yang baru saja sempat muncul di dalam dirinya. Wajahnya kembali dibuat tenang, bahkan sedikit cerah, meski matanya masih menyimpan sisa ketegangan. “Kamu tadi pingsan,” ucap Lucas dengan nada yang dibuat ringan. Ia berhenti sejenak, lalu melanjutkan, “Dan … dokter bilang kamu hamil.” degh ... Kalimat itu ia sampaikan seolah itu kabar biasa, namun di dalam dadanya sendiri, ada sesuatu yang masih belum benar-benar stabil. Lilian yang masih berbaring langsung menoleh pelan. Matanya melebar sedikit, ada keterkeju

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD