Hari ini, Fatimah memaksakan diri untuk segera keluar dari rumah sakit. Dia merasa bahwa dirimya sudah membaik dan tak ada keluhan apapun. Dokter juga sudah memeriksa keadaannya. Ia sudah membaik. Maka dari itu ia bisa keluar dari tempat itu. Ia menyempatkan diri untuk berkunjung ke ICU, disana ada Abdi tidak ada yang lain. Mungkin mereka tengah makan siang. Ia menghampiri Abdi yang bergelut dengan tab. "Abdi." Laki-laki tampan itu mendongak, ia langsung berdiri. "Ya nona?." "Apa ada perkembangan dari Karisma?." "Dokter mengatakan, keadaannya masih sama. Belum ada perkembangan yang signifikan." Fatimah menghela nafas, ia menoleh ke pintu ICU, "Apa belum boleh dijenguk?." "Sepertinya belum. Nona mau masuk?." "Sejujurnya iya, tapi mungkin tidak sekarang." Abdi juga merasakan apa yan

