41

908 Words

Didalam mobil, Karisma tersenyum menatap wajah yang kebingungan dan ada sedikit ketakutan. Ia hanya terkekeh kecil. "Terimakasih pak." "sama-sama tuan." Mobil melaju meninggalkan tempat itu. Malam ini sepertinya Karisma akan tertidur dengan tenang tanpa takut tidak bertemu dengan Fatimah.   ⚫⚫⚫   Jam menunjukkan pukul sebelas lewat duapuluh menit. Fatimah terbangun dari tidur nya. Ia merasa lapar sekali. Akhirnya memutuskan untuk kedapur. "Bunda mau makan mangga, kamu mau kan?." gumam Fatimah kemudian tersenyum. Ia mengambil mangga lalu mengupasnya. Begitu hendak mengambil pisau ia terhenti. Memandangi kantung belanjaan yang entah dari siapa. "jika orang itu memang berniat baik. Aku sungguh berterima kasih banyak. Allah akan membalas semuanya." Ia mengambil kotak s**u ibu ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD