"Permisi. Pak Angga, ini saya Baron." Angga yang sedang sibuk mengetik balasan email di laptopnya langsung berhenti. Lelaki itu menutup laptopnya dan mengangguk kala seseorang membuka pintu ruangannya. Angga bisa melihat Baron--pria yang kehilangan sebagian datanya itu menatap wajah Angga dengan takut. Sebab berbeda dengan wajah Angga yang biasa, saat ini wajah itu terlihat lebih mengerikan. Jika biasanya hanya terlihat dingin dan tajam, saat ini terlihat seperti ingin membunuh orang. "Duduk," titah Angga singkat. Baron mengangguk dan duduk di depan Angga sesuai perintah lelaki itu. "Kapan terakhir Bapak menyimpan data itu?" "Emm, setengah jam sebelum rapat khusus divisi dilaksanakan, Pak," jawab Baron gugup. Pria berumur 29 tahun itu memilin tangannya takut. Tubuhnya yang tinggi d

