Bag. 12

1259 Words

"Ja-jadi, di mana Pak Farhan sekarang?" Tanya Angga. Lelaki itu berdehem sekali guna menormalkan kembali wajahnya. Telinganya masih memerah, tapi tidak separah beberapa menit yang lalu. "Ada di ruangannya, Pak," jawab Arasya gugup. Benar! Orang yang baru saja memergoki Angga tadi adalah gadis ini. Sungguh, Angga tidak habis pikir pada takdir hidupnya. Sempat-sempatnya mendapatkan kejadian seperti itu di tengah gentingnya hari ini?! Memang ada-ada saja! "Tadi saya dengar ada keributan di ruang rapat bawah. Ada apa?" "Kepala divisi IT berulah lagi, Pak," lapor Arasya. "Baron?" Tanya Angga memastikan. Arasya mengangguk membenarkan. Gadis itu menatap wajah Angga yang berubah menjadi menyeramkan. Pria itu juga kini mengepalkan tangannya. "Benar, Pak." "Ada apa?" "Seluruh data yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD