David

517 Words
Prolog david. Selama ini mereka hanya tau kalau yang menderita sebenarnya adalah chelsea, tapi tidak. Justru akulah yang tersiksa dalam posisi ini. terkurung dalam rumah mewah, masuk kedalam labirin yang tak pernah ada jalan keluarnya. mau jadi boneka kakek tua demi menyatukan dua perusahaan dan bertunangan dengan orang yang tidak pernah aku cintai selumnya. senyumnya masih selalu ada dalam mimpiku dan delusiku, masih ingat suara merdunya memanggil manja namaku."dave..dave..'' Tapi semua itu hilang bagai angin karena, dunia berubah arah. hati yang kami persatukan dipaksa harus berpisah, karena kenyataan chelsea adalah keponakanku, ia anak dari kakak tiriku. sulit rasanya mencerna semua ini, sulit merelakan dia harus pergi dari hatiku dan diganti dengan wanita yang tidak sama sekali menggetarkan hatiku. beberapa cara membuatku untuk senyum, aku tak bisa membalasnya, malah semakin aku muak. " Sakit, chelsea menganggap aku telah menyakitinya. Justru akulah yang tersakiti disini. aku sakit melihatnya terus mengingatku, ia terus saja tak bisa aku bawa lari."desisnya. David memandangi foto mereka bersama dipuncak gunung dengan jaket tebal dan kupluk, mereka tertawa bahagia, penuh dengan kebahagiaan. " Apaan itu, saya ngak mau kamu berhubungan dengan cucu saya." " kalau saja, saya bukan ANAK ANDA, saya dengan dia sudah bahagia, kamu tau semua hidup saya hancur karena BAPAK.!" " Buang itu!" " Biar saya yang buang, tolong anda pergi saja, keluar!"teriak david. David mengunci pintu kamarnya, ia duduk dibalik pintu. selama beberapa tahun ia sabar untuk ibunya andai saja ibunya tidak memaksa untuk tinggal dirumah ini, ia tidak akan mau melepaskan chelsea sampai kapanpun. ia akan pura - pura tidak tau saja kalau ia adalah paman tirinya. ia bisa saja membawa lari chelsea dan menikahinya diluar negeri sambil ia sekolah lagi spesialis saraf diluar negeri. Ia mengurungkan niatnya, karena ibunya memohon agar mau mengakui kakek chelsea sebagai ayahnya. Awal David bertengkar dengan ibunya, ia memilih lebih baik ayahnya sudah meninggal dan ngak harus mengakui ayahnya pengusaha sukses. Ayumi hanya ingin kejelasan status david saja, bukan untuk warisan. ia mau david tau bahwa ayah biologisnya masih hidup meskipun selama ini ia berstatus anak dari pak Lukman yang menikahinya sebentar hanya untuk menutupi aib saja. Awal David setuju saja ketika bapak itu menjemput dirinya sebagai anaknya, dan membawa ibu yang selalu kerja keras sebagai pembantu rumah tangga itu berhenti kerja saja. ia ngak mau ibu menderita. tapi setibanya dirumah itu ia masuk dan diruang tamu sudah terpampang foto chelsea bersama keluarga besarnya. Ia memperkenalkan anggota baru keluarga pada David, sama seperti yang chelsea rasakan David pun shock, ketika ia mengetahui bahwa wanita yang ia cintai selama ini adalah anak dari kakak tirinya. saat itu juga ia pulang kerumah sendirian. tak banyak yang tau akan kesedihan David. hanya dirinyalah yang faham. Ia tak mau cerita pada siapapun, deritanya ia telan sendiri. " Maaf chelsea, rasanya aku ingin berlutut minta maaf padamu, tapi ini tak akan membalikan keadaan kita. lebih baik aku kejam padamu, biarpun hatiku saja yang terluka." David menggenggam frame yang pecah dengan tangannya, membuatnya terluka. darahnya menetes ke lantai, ia melihatnya tapi tak merasakan sakit selain menahan sakit melihat senyum Chelsea yang tak akan ada lagi menghiasi hari - harinya. ***
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD