"Bukankah semua orang akan berpikir kau baru saja naik tahta sebagai Raja daripada diusir keluar istana jika kau justru terlihat sesenang ini? Bahkan ibumu baru saja di eksekusi." Falerious tersenyum lebih lebar, kepalanya menggeleng menanggapi ucapan Sang Kakak yang berkunjung ke kediamannya. "Aku juga merasa aneh, tapi sebenarnya ada rasa lega yang muncul di dalam hatiku, Kak. Sejak dulu aku sudah banyak berpikir, apa yang harus aku lakukan jika kemudian ibu meninggalkan aku sendirian di dunia ini? Tapi karena aku terlalu banyak berpikir, akhirnya aku tidak menyadari jika Kakak sudah mengalami hal yang aku takutkan itu lebih dulu. Bahkan Kakak mampu bertahan dengan sangat baik, tumbuh menjadi seseorang yang membuat banyak orang takjub," balas Falerious. Kepalanya menunduk, memegangi l

