Luka 4

1274 Words

Bintang, Berhenti ragu padaku. *** Ifa sedang berselimut ditamani putrinya. Rasanya Ifa tak sadar waktu berlalu. Khumaira tumbuh begitu cepat. Parasnya serupa Ifa dengan ekspresi polos yang menggemaskan, matanya masih mirip sekali dengan Bintang, sementara gaya bicara mirip Nininya. Khumaira perpaduan sempurna pewaris Abinaya. Sayangnya, dia akan tumbuh sebagai wanita menawan, yang sejak dulu sering dikhawatirkan Nyonya Rani tentang masa depannya sebagai pewaris. Masalahnya selama ini keturunan pertama Abinaya semuanya laki-laki, tapi Bintang mewariskan putri. Ifa berharap ia bisa menjadi pegangan untuk Khumaira jika nanti putrinya membutuhkan seseorang. “Khumaira masih suka main?” “Hm. Bla bla bla.” Khumaira menjawab satu pertanyaan singkat Ifa dengan uraian panjang. Lugas sekali

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD