BAB 31_NIAT HATI

1001 Words

Hewan melata itu akhirnya menurunkan kepalanya, pertanda ia sudah lebih tenang. Perlahan kembali meliukkan tubuh memasuki semak-semak di depannya lalu menghilang. Anggara merenggangkan pelukannya. Gadis itu justru terus menariknya erat. "Lepaskan, ularnya sudah pergi, " ujar Anggara. "Bohong! " "Atau jangan-jangan kau memang senang memelukku, " ledek Anggara. Sentak Almaira mendorongnya. "Jangan GR! " Anggara menyembunyikan senyumnya. Ia kembali melangkah pulang. "Sepanjang hidupku, aku tak pernah menyangka akan melihat hewan semengerikan itu secara langsung! " gerutu Almaira menggosok-gosok kedua telapak tangannya. "Itu hanya sebagian kecil. Masih banyak lagi yang lebih menakutkan. " "Salah satunya mungkin yang melewati tubuhku tempo lalu. Oh Tuhan, mungkin aku ditakdirk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD