Maya Tergoda Orang lain

922 Words

Tiga bulan setelah obrolan tentang pernikahan, hidup Maya dan Rendra berjalan dalam ritme yang nyaman. Terlalu nyaman. Mungkin itulah masalahnya. Rutinitas membuat segalanya terasa... biasa. Bangun pagi, sarapan bareng, kerja, pulang, makan malam, tidur. Minggu ke taman. Sari datang bawa martabak. Begitu terus. Maya tidak bosan. Tapi dia mulai bertanya-tanya. Apakah ini yang namanya bahagia? Apakah ini cukup? Dan di saat itulah, orang lain muncul. --- Kamis sore, kantor Maya. Maya sedang sibuk dengan laporan ketika Rina mendekat dengan wajah heboh. "May, May! Ada tamu! Ganteng!" Maya mengerjapkan mata. "Tamu buat siapa?" "Buat lo! Client baru!" Maya menghela napas. "Client baru buat apa?" "Project besar. Dan dia... wow." Maya berjalan ke ruang tamu. Di sana duduk seorang laki-l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD